Senin, 04 Januari 2010

PUISI bangsa INI






Manggar, 31 Desember 2009
Created by Hasbullah
Title by Rino Aribowo
Inspirasi Belitan Gurita Cikeas

JERITAN BANGSA

Sebuah cerita memiliukan
Mengisahkan kehidupan bernegara.

Taik kucing semua,
Omong besar dan politis
Susah kalau semua orang pintar ngomong
Bebas keluarkan pendapat sebebasnya..
Saling menghargai memudar,
Bahkan lenyap dan menghlang.
Hanya otot dan urat yang ada
Bogem mentah bahkan senjata,
Api maupun tajam dan setiap yang bisa membunuh,
Bunuh omongan atau hilangkan nyawa.

Sudah jelas salah
Tak tau diri dan malu
Masih berkilah dan sok suci
Munafik,bejad dan penjahat
Penjahat moral,
Penjahat politik,
Musuh rakyat kecil
Musuh kaum lemah

Anjing semua,
Mengatasnamakan rakyat kecil.
Rakyat yang mana?
Kepentingan orang banyak jadi modal bicara...
Golongan mereka pun orang banyak dan termasuk rakyat...
Huh!!! Dasar biadab!

Bangsa ini makin menjerit
Semakin sakit dan sekarat
Masih saja kau bicara dan menjilat
Behubung sudah jadi pejabat
Kau tak rela dibilang rakyat
Kau adalah penghuni negara yang hianat
Bedebah semua,
Sukanya mencari kesalahan orang
Tertawa dibelakang derita kami
Sok tertindas padahal melibas
Dasar beringas...

Bangsa terus menjerit dan sakit
Kalian sibuk sendiri
Tutupi kebusukan dengan kebusukan
Di dunia kalian selamat
Di akhirat kalian dilaknat

Kami pun mungkin munafik,
Munafik seolah tak mengerti kebohongan kalian
Kami letih dan lelah
Terus bersabar dan maklum
Semakin kami maklum
Semakin kalian menjadi

Anggap saja bicara kotor kami ini
Bonus buat kalian,
Selamat besenang senang
Bajingan!!!!









                                          

Rabu, 11 November 2009

PENCARIAN KEBETULAN


Spertinya setiap aku melangkah....
uhhmmm....aku ingat akan perbincangan ustad waktu subuh.,." setiap kejadian adalah tidak ada yang kbetulan, Allah telah menggariskan sgalanya" aku beranggapan bahwasanya setiap kita adala telah digariskan lakonnya di dunia ini...dan jika kita tafsirkan secara dangkal,maka yang ada adalah kita akan menjadi orang yang pasrah dan skeptis alias diam dan nrimo tanpa ada daya dan upaya...


jadi bingung untuk menyikapi setiap hal yang ada dalam otakku.,., apa otakku dangkal dalam setiap pemikiran? kemudian aku berkesimpulan lagi,orang berbuat jahat juga karena ALLAH,., dan aku pernah ber statement dengan bangga " SEHARUSNYA ORANG YANG BAIK DAN SUCI BERTRIMA KASIH KEPADA PENJAHAT DAN ORANG-ORANG YANG KATANYA TIDAK SUCI" DAN " KARENA ADA MEREKA YAN TIDAK SUCI SEHINGGA ADA KALIAN YANG DI BILANG SUCI"


hmmmm...sedikit munafik kali yeee pada hati nurani... ha ha ha

Senin, 09 November 2009





MIMPI
Hakikat sebuah mimpi, berlarian dalam imajinasi yang membuat hati bersinar dalam alunan merdu sebuah kenikmatan fatamorgana. Hayalan dan mimpi tak kan pernah usang termakan waktu dan usia, dia akan abadi dalam dimensinya tersendiri. Selalu bermain dan berputar laksana siklus yang silih berganti saling bertukar posisi dan mengisi.
Mimpi dan halusinasi, sepertinya mereka itu sama dan bersaudara dekat. Mimpi adalah sebuah bayangan dan imajinasi yang dibuat dalam keadaan sadar, sedangkan halusinasi adalah sebuah imaji dan bayangan serupa khayalan dalam ketidak sadaran seseorang. Dua hal yang fana ini dan tidak dapat dirasakan keberadaannya secara nyata, dapat dirasakan dan dinikmati bagi mereka yang memiliki daya ( daya hayal,red). Mimpi, hayalan,halusinasi memiliki kekuatantiada tara dahsyatnya. Sebab dengan mimpi atau hayalan atau halusinasi, spirit dan power perjuangan untuk mencapainya sangat kuat dan gigih. Jadi jika kita mampu memanagement mimpi atau hayalan atau halusinasi niscaya kita akan mampu gapai sukses besar. Jika yang dituju adalah sukses positif namun jika negatif hancurlah dunia.
Apasih yang aku tuliskan ini, aku saja tidak mengerti, tapi dari pada jadi bisul ato jerawat, mending dikeluarkan saja.

Minggu, 08 November 2009

Some Thing To Think

Some Thing To Think (May 19,2008)

MIPI, HAYALAN, ANGAN, KEINGINAN, OBSESI, IMAJINASI, FATAMORGANA memiliki kesamaan makna yang dapat aku artiakan secara garis besar adalah sesuatu yang masih maya dan belum tentu kemayaan tersebut. Sesuatu tersebut dapat terlihat, dinikmati dan dirasakan oleh penikmat atau yang “memiliki” dengan mata bathin. Un real dalam kefanaan namun penuh pada realitas ke-hatian ( Nurani-red).
Banyak orang yang memiliki perspektif atau pendapat yang berbeda pada penafsiran kalimat bersaudara tersebut. Diriku salah satu orang yang memiliki kenangan dan pemaknaan sendiri terhadap kata-kata tersebut. Dalam sejarah hidupku kata-kata tersebut seolah memiliki roh yang membangkitkan energi maha dahsyat pada jiwa, betapa tidak. Dalam setiap hari aku selalu memiliki mereka, mereka seolah sahabatku yang selalu menemani dan memberikan dukungan penuh ikhlas dan nyata. Dalam setiap pencapaian aku selalu me-MIMPI-kannya dan membayangkan dalam HAYALAN pada ANGAN yang penuh KEINGINAN dan OBSESI yang kuat serta meng-IMAJINASI-kannya dengan penuh keyakinan dan penghayatan seraya bergumul dalam FATAMORGANA padang kehidupan. Pun dalam Qur’an Allah mengatakan kalau Dia tidak akan merubah keadaan suatu kaum kecuali atas usaha mereka sendiri dan juga Allah adalah Sebagaimana prasangkaan umat-Nya. Jadi dengan kata lain dalam MIMPI, HAYALAN, ANGAN, KEINGINAN, OBSESI dan IMAJINASI serta FATAMORGANA adalah bagaimana mengimplementasikan sebuah usaha untuk merubah keadaan seorang hamba dalam fikiran dan bathin yang akan terus mengalir dalam kenyataan, dan pula membangun prasangkaan kita atau menyamakan prasangka kalau Allah memiliki kesamaan kehendak dengan kita. Allah maha berkehendak dan maha memberi.
Oleh Karena semua adalah skenario dari Allah dan kita adalah para aktor dan aktris pelakon dalam pentas kehidupan yang maha rumit (jika difikir rumit) dan mungkin maha indah untuk dijalani dan dinikmati. Pahit akan terasa manis jika kita berkeyakinan itu manis, dan manis juga bisa tersa pahit jika indera atau kita menganggap hal itu pahit. Semua hal adalah tergantung dari sudut pandang dan bagaimana kita menikmati, serta prasangkaan yang kita lemparkan terhadap suatu opini atau kebendaan. Jalan kita telah tergaris jelas dalam takdir atau cetak biru skenario tuhan. Hanya saja kita selaku pelakon sah-sah saja merubah jalan ceritanya dengan tidak mengubah atau mengurangi makna dari pesan yang hendak disampaikan pada sekenario tersebut. Disitulah Peranan MIMPI, HAYALAN, ANGAN, KEINGINAN, OBSESI, IMAJINASI dan FATAMORGANA yang dimaksudkan. Temukan kemenangan dan ketenangan yang hakiki dalam satu kemayaan, relung jiwa akan menggambarkan suatu kenyataan sebelum kenyataan itu hadir dan roda MIMPI yang berkolaborasi dengan track IMAJINASI berputar dan berlomba dengan kenyataan yang hakiki.
Sekali lagi ini hanyalah sebuah sarana untuk menguatkan dirii dalam menjalani dan menghadapai kerasnya dunia nyata, karena pada hakikatnya tak satupun manusia atau makhluk didunia ini mampu hidup dalam dunia maya ciptaannya sendiri. Kita perlu makanan yang nyata dan pemenuh kebutuhan jasmani dan ruhani secara dunia nyata, kita tak akan kenyang jika makan dalam HAYALAN dan orang lain tak akan percaya kita kaya dan memiliki pendamping cantik jika dalam IMAJINASI. Boleh punya MIMPI, silahkan BERHAYAL, BERANGAN, BERKEINGINAN, Punya OBSESI, BERIMAJINASI dan bermain di FATAMORGANA asalkan dengan tekad dan keyakinan yang sungguh-sungguh untuk mengejar dan merelisasikannya dalam kenyataan, Selagi kita di dunia ini apa pun mungkin terjadi selama asumsi absah. Be your self dan genggam ditelapak tanganmu, tatap masa depan dan teruslah kejar mimpi dan keinginanmu.
HASBULLAH
D13104110

Jumat, 06 November 2009

Banyak versi tentang cinta...

Banyak versi tentang cinta...

Akupun belum memahamai makna sesungguhnya dari cinta... aku hanya banyak mengdengar, melihat, membaca perihal pemaknaan cinta. Sehingga aku memiliki pandangan dan pengertian bahwasanya cinta terkadang indah dan nikmat saat dilihat dan diangankan, namun ketika cinta itu dimiliki dan di genggam, ternyata hampa dan hambar yang didapati. Cinta, begitu sayhdu saat didengar, begitu indah saat dipandang, begitu agung megah dan suci saat dibayagkan... banyak orang yang terjebak dalam fenomena cinta, bahkan diriku yan mungkin begitu mengagungkan cinta itu sendiri, padahal kenyataannya aku tak mengerti dan tak faham apa yang aku agungkan itu. Fatamorgana atau pun hanya kesemuan yang begitu nyata.otak manusia telah teracuni karena konsumsi setiap hari hanyalah hal-hal yang kadang musthil dan sulit di terima oleh akal, ber ualang di dengar, berulang diucap sehingga membentuk sirkuit tersendiri tentang pemahaman cinta itu. Walau sadar ketika cinta itu hanya permainan kata-kata dan kepalsuan di bibir saja, namun dorongan otak yang telah mengakar dan hati yang telah buram mengenai pemaknaan sebenarnya tentang cinta tetap meyakini bahwa yang nyata adalah yang sedang dialaminya itu....
                                                                                        
.....adakalnya orang-orang yang sadar betul tentang kebohongan kebohongan yang telah mengakar itu. Dan mereka semua faham kalau mereka hanya hidup dalam dongeng, kata-kata manis yang terlontar dan didengar adalah kepalsuan yang dibuat-buat dan mereka tetap meyakini itu adalah kebahagiaan nyata.mereka terlalu takut hidup dalam kenyataan dan mereka tidak lagi menemukan nyata dalam otaknya, mereka lebih memilih keindahan dalam maya dan melupakan kalau mereka adala hidup pada dunia yang satu dan nyata.

Apakah semua orang telah gila dan termasuk diriku menjadi salah satu bagian dari mereka? Bagaikan bermain sandiwara yang penuh kebohongan dan kemunafikan yang dibuat-buat.setip saat setip wajah dapat berganti ekspresi menjadi sesuatu yang tak diinginkan oleh hati nurani, namun begitu piawai diperankan dan begitu apik untuk dinikmati. Cinta indah sepanjang masa dan menyakiti diri penikmat cinta