Minggu, 08 November 2009

Some Thing To Think

Some Thing To Think (May 19,2008)

MIPI, HAYALAN, ANGAN, KEINGINAN, OBSESI, IMAJINASI, FATAMORGANA memiliki kesamaan makna yang dapat aku artiakan secara garis besar adalah sesuatu yang masih maya dan belum tentu kemayaan tersebut. Sesuatu tersebut dapat terlihat, dinikmati dan dirasakan oleh penikmat atau yang “memiliki” dengan mata bathin. Un real dalam kefanaan namun penuh pada realitas ke-hatian ( Nurani-red).
Banyak orang yang memiliki perspektif atau pendapat yang berbeda pada penafsiran kalimat bersaudara tersebut. Diriku salah satu orang yang memiliki kenangan dan pemaknaan sendiri terhadap kata-kata tersebut. Dalam sejarah hidupku kata-kata tersebut seolah memiliki roh yang membangkitkan energi maha dahsyat pada jiwa, betapa tidak. Dalam setiap hari aku selalu memiliki mereka, mereka seolah sahabatku yang selalu menemani dan memberikan dukungan penuh ikhlas dan nyata. Dalam setiap pencapaian aku selalu me-MIMPI-kannya dan membayangkan dalam HAYALAN pada ANGAN yang penuh KEINGINAN dan OBSESI yang kuat serta meng-IMAJINASI-kannya dengan penuh keyakinan dan penghayatan seraya bergumul dalam FATAMORGANA padang kehidupan. Pun dalam Qur’an Allah mengatakan kalau Dia tidak akan merubah keadaan suatu kaum kecuali atas usaha mereka sendiri dan juga Allah adalah Sebagaimana prasangkaan umat-Nya. Jadi dengan kata lain dalam MIMPI, HAYALAN, ANGAN, KEINGINAN, OBSESI dan IMAJINASI serta FATAMORGANA adalah bagaimana mengimplementasikan sebuah usaha untuk merubah keadaan seorang hamba dalam fikiran dan bathin yang akan terus mengalir dalam kenyataan, dan pula membangun prasangkaan kita atau menyamakan prasangka kalau Allah memiliki kesamaan kehendak dengan kita. Allah maha berkehendak dan maha memberi.
Oleh Karena semua adalah skenario dari Allah dan kita adalah para aktor dan aktris pelakon dalam pentas kehidupan yang maha rumit (jika difikir rumit) dan mungkin maha indah untuk dijalani dan dinikmati. Pahit akan terasa manis jika kita berkeyakinan itu manis, dan manis juga bisa tersa pahit jika indera atau kita menganggap hal itu pahit. Semua hal adalah tergantung dari sudut pandang dan bagaimana kita menikmati, serta prasangkaan yang kita lemparkan terhadap suatu opini atau kebendaan. Jalan kita telah tergaris jelas dalam takdir atau cetak biru skenario tuhan. Hanya saja kita selaku pelakon sah-sah saja merubah jalan ceritanya dengan tidak mengubah atau mengurangi makna dari pesan yang hendak disampaikan pada sekenario tersebut. Disitulah Peranan MIMPI, HAYALAN, ANGAN, KEINGINAN, OBSESI, IMAJINASI dan FATAMORGANA yang dimaksudkan. Temukan kemenangan dan ketenangan yang hakiki dalam satu kemayaan, relung jiwa akan menggambarkan suatu kenyataan sebelum kenyataan itu hadir dan roda MIMPI yang berkolaborasi dengan track IMAJINASI berputar dan berlomba dengan kenyataan yang hakiki.
Sekali lagi ini hanyalah sebuah sarana untuk menguatkan dirii dalam menjalani dan menghadapai kerasnya dunia nyata, karena pada hakikatnya tak satupun manusia atau makhluk didunia ini mampu hidup dalam dunia maya ciptaannya sendiri. Kita perlu makanan yang nyata dan pemenuh kebutuhan jasmani dan ruhani secara dunia nyata, kita tak akan kenyang jika makan dalam HAYALAN dan orang lain tak akan percaya kita kaya dan memiliki pendamping cantik jika dalam IMAJINASI. Boleh punya MIMPI, silahkan BERHAYAL, BERANGAN, BERKEINGINAN, Punya OBSESI, BERIMAJINASI dan bermain di FATAMORGANA asalkan dengan tekad dan keyakinan yang sungguh-sungguh untuk mengejar dan merelisasikannya dalam kenyataan, Selagi kita di dunia ini apa pun mungkin terjadi selama asumsi absah. Be your self dan genggam ditelapak tanganmu, tatap masa depan dan teruslah kejar mimpi dan keinginanmu.
HASBULLAH
D13104110

1 komentar: